Skip to main content

Ketika Nonton Doraemon Serasa Kayak Ngantri Sembako…

Sabtu siang kemarin saya merasa teramat sangat bersyukur sekali memesan tiket nonton Stand by Me Doraemon secara online. Kalau aja waktu itu saya dan keenam anggota rombongan lainnya memutuskan beli tiket on the spot, ya kudu ‘ngantri sembako’ bo bersama ratusan orang!

Well, muka kaget Nobita di atas sepertinya udah cukup mewakili ekspresi gw dan kawan-kawan…

Soalnya begitu sampai ke TKP Blitzmegaplex di Central Park… Pemandangan yang menyambut rombongan saya… Baru beranjak dari eskalator Blitz aja, tepatnya di area depannya Pazia sama Nebula, udah nampak antrian super panjang bak orang ngantri sembako!

Astaga, ajegile, tralala trilili…

Nah, itu dia Pazia Experience yang ada di sebelah kanan.

Saking spektakulernya panjang antrian beli tiketnya, saya sampai balik lagi ke ujung buat mengabadikan momen ini.

Lanjut jalan… Masih seputar antrian.

Lanjut lagi… Foto tampak depan, makin keliatan betapa panjangnya antrian para calon penonton Stand by Me Doraemon ini. Penontonnya sendiri pun lintas generasi. Mulai dari om-tante, dewasa muda, sampai anak kecil.

Doraemon mengudara di RCTI sejak tahun 1988. Saya aja bahkan belum lahir pas tahun segitu (masuk proses produksi sama bokap-nyokap aja belum). Jadi yaa, si robot kucing ini udah menemani kehidupan tiga generasi.

Jadi… Nggak heran juga kalau Stand by Me Doraemon bisa sampai menggaet massa sebanyak ini. Terlebih karena hanya eksklusif tayang di jaringan bioskop Blitzmegaplex.

Ini foto yang diambil dari antrian beli snack. Nah, bisa diliat kan antrian beli tiket di seberang itu padatnya kayak gimana? Itu pun antriannya bukan lurus, tapi meliuk-liuk kayak kalau mau masuk wahana di Dufan.

Wow. Entah butuh berapa jam bagi orang yang ngantri di paling belakang buat sampai ke depan loket tiket. Belakang yang di deretan Pazia itu lho, maksudnya. Sedikit-banyak Si Bocah salut sama para penonton yang beli tiket on the spot, rela ngantri begitu lama. Semuanya demi menonton kisah Doraemon dan Nobita.

Untungnya sih, pihak Blitzmegaplex Central Park udah mengantisipasi membludaknya penonton dengan membuka 4-5 auditorium khusus buat memutar Stand by Me Doraemon.

Suasana hype Doraemon pun terasa waktu bertemu dengan para staf Blitzmegaplex. Baik staf depan maupun yang bertugas di dapur (ngintip dari jendela mini tempat keluar-masuk pesanan) kompak memakai kaos putih bergambar Stand by Me Doraemon.

Dan karena massa nggak henti-hentinya mendatangi loket tiket maupun snack, para staf pun sibuk kesana-kemari melayani para pengunjung.

Semangat ya, mas-mas dan mbak-mbak Blitz!!

Seakan nggak cukup dengan kaos, wadah popcorn pun jadi bernuansa Stand by Me Doraemon. Sayang, buat popcorn ukuran jumbo kemasannya pakai kemasan standar Blitzmegaplex.

Sekedar info, di website Blitzmegaplex juga ada promo blitzCard dengan desain Stand by Me Doraemon.

Pas keluar bioskop pun macet, lho. Sesuatu banget nggak tuh?

Penyebabnya… ENG ING ENG!! Lantaran lobi Blitzmegaplex kian dipenuhi massa. Di sisi kiri-kanan pintu (yang merangkap pintu keluar-masuk bioskop) udah menanti gelombang penontong berikutnya. Jadi kita yang baru keluar bioskop serasa kayak seleb yang dikerubutin fans, hehe 😛

Yak, jadi begitulah semarak pemutaran Stand by Me Doraemon di Blitzmegaplex Central Park pada H+3.

Moral of the story: Kalau mau nonton di akhir pekan, apalagi film yang happening banget kayak Stand by Me Doraemon, pesanlah dulu tiketnya secara online.

Bonus: Tapi sekarang website Blitz pun overload gara-gara si robot kucing biru. Pada info yang tercantum di pojok kiri atas, bahkan disebutkan kalau advance sales hanya bisa dilakukan secara offline.

2 thoughts to “Ketika Nonton Doraemon Serasa Kayak Ngantri Sembako…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *